Di Atas Tanah, Di Bawah Langit yang Luka

Sekali waktu keadaan bangsa ini pernah kacau

Dan sekarang semakin kacau lagi

Waktu dan segala yang dikandungnya

Adalah pemahat agung

 

Kekacauan tak pernah benar-benar pergi

Kekacauan hanya berganti wajah

Berganti nama

Berganti orang-orang yang tenggelam dalam pusaran kuasa

 

Asaku tak pernah sekalipun akan berubah

Seperti purnama

Sepenuh cahaya pada garis edarnya

 

Nasib hidup manusia di atas negeri yang luka seperti cuaca

Pagi dijanjikan cerah

Siang di panggang resah

Dan petang lelap dalam kandungan amarah

 

Batu tarung orang-orang kalah adalah nuraninya

Di terjang harga pasar serupa air pasang

Mati menelan keringat harapan

 

Biarlah langit kacau.

Biarlah badai mengamuk.

Di bawah langit yang luka

Bulan tetap bulan

Purnama tetaplah purnama.

 

Dan aku

Tetap tegak diatas tanah negeriku

Bersama asa

bebalut mimpi

Esok

Aku menjelma fajar


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku Pulang! Bersabarlah

Di Suatu Kota, Aku Terbakar Sendirian

Abadilah kata-kata