Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Merataplah

Apa yang membawa anak manusia pada penyangkalan?   menerka yang wujud dengan menaruh cinta pada yang bentuk. Apa yang membawa anak manusia pada keterombang-ambingan maksud?  menerka yang terang hanya telanjang dalam bentuk inderawi. Apa yang membawa anak manusia pada kelingseman ?  menaruh pandang hanya pada urusan kalah-menang, dan kalau perlu; harus menang! Bukannya pada pandangan yang jujur tentang kebenaran Kegamangan nasib anak manusia membentur altar takdir, meraba bentuk asli "manusia sejati" Apa yang "perlu" hinggap dalam kepintaran manusia agar tak sombong pada kebodohan dalam memahat dirinya menjadi manusia sejati? Maka merataplah ke kedalaman dirimu; sebab tak akan pernah kau jumpai selama hidupmu, wajah aturan dan bentuk spektrum sosial yang melarangan anak manisia untuk menangis, mengeluh bahkan merasa kalah, sekalipun pada dirinya sendiri. Sebab itu pula tak pernah jatuh larang terhadap anak manusia untuk berbicara dan berdialog; dengan angin, ranting...

Dengarkan!

Aku ingin berbicara padamu dengan hati telanjang Dengan kata-kata yang tanpa di hias Mataku hendak berbicara lebih lantang tanpa suara Kau diam, aku mulai berbicara Kau tatap mataku, kau membaca sorotnya Setiap kedip dan tarikan napas adalah jeda Aku diam, kau menyelami samudera pikirku lebih dalam Kau tahu, batin ini samudera hidup penuh badai Kau pun akan mengerti, gulungan ombak akan menghempaskan siapa saja yang mencoba melawannya bak burung penyelam, kau tenggelam dalam amuk gelombang Jangan coba buka mulutmu sesekali, kau bukan seekor ikan Ini bukan tentang jawaban, ini tentang mengerti Kala awan tersibak menari-narilah di kedalaman samudera Banyak-banyaklah belajar pada apa yang ada di balik kedalaman Keheningan selalu menjadi ruang bagi sesuatu yang lebih besar Keheningan adalah lumbung dari bahasa paling jujur Suara-suara itu nyata Suara-suara itu ada Bila tak mampu kau menahan jeritnya Pastilah pecah berkeping gendang telingamu Jemputklah tiap-tiap api yang menyala di dasarny...